Lewati ke konten

Digitalisasi aset

Aset Anda terdata, terpantau, dan terprioritaskan dalam satu sistem.

Pengelola infrastruktur punya ratusan aset yang harus diperiksa dan dirawat dengan anggaran terbatas. GFM membangun sistem yang mengubah data lapangan menjadi daftar prioritas dan estimasi anggaran, lalu mengoperasikannya bersama tim Anda.

LHMSGFM Slope Management

Landslide Hazard & Monitoring System

Inventaris, peringkat risiko, dan pemantauan lereng dalam satu sistem.

LHMS adalah sistem berbasis WebGIS untuk memantau, menilai, dan mengelola risiko lereng secara terintegrasi. Dipakai pengelola jalan tol untuk memetakan ratusan lereng, menyusun prioritas inspeksi, dan menghitung anggaran mitigasi. Dibangun dan dioperasikan oleh tim GFM.

  • Inventaris aset lereng: geometri, fitur geologi, konstruksi, dan riwayat bencana
  • Peringkat risiko lereng dan daftar prioritas penanganan
  • Program inspeksi rutin dan inspeksi teknik berdasarkan peringkat
  • Strategi mitigasi dan riwayat tindakan pengamanan tiap lereng
  • Estimasi biaya perawatan, inspeksi, dan perkuatan
  • Peta GIS interaktif dengan dokumentasi tiap lereng

Akses aplikasi untuk klien: gfmslope-lhms.app

Peta interaktif LHMS dengan skor risiko tiap lereng

Clinic BIM

Asset Integrity Assessment berbasis BIM

Kondisi aset dimodelkan, kerusakan dipetakan, perawatan direncanakan.

Layanan konsultasi teknis berbasis Building Information Modeling untuk penilaian integritas aset: integrasi data, pemodelan kondisi eksisting, identifikasi kerusakan, koordinasi inspeksi, analisis, dan visualisasi sebagai dasar perawatan, perbaikan, rehabilitasi, dan perkuatan aset.

  • Pemodelan kondisi eksisting dan identifikasi kerusakan
  • Pemetaan dan perhitungan korosi struktur baja
  • Analisis energi bangunan: beban pendinginan, termal, pencahayaan, silau
  • Desain retrofit dan perkuatan dengan BIM, termasuk bangunan cagar budaya
  • Dasar perhitungan anggaran perawatan dan rehabilitasi
Model BIM pemetaan kondisi korosi struktur baja

Dari inventaris ke anggaran

  1. Tahap 1

    Inventaris

    Inspeksi lapangan, lalu setiap aset masuk ke basis data GIS.

  2. Tahap 2

    Peringkat risiko

    Skor bahaya dan konsekuensi menghasilkan daftar prioritas.

  3. Tahap 3

    Program inspeksi

    Jadwal inspeksi rutin dan teknik disusun dari peringkat.

  4. Tahap 4

    Mitigasi

    Tindakan pengamanan dirancang berdasarkan prioritas.

  5. Tahap 5

    Anggaran

    Biaya perawatan, inspeksi, dan perkuatan dihitung per aset.

Ingin melihat LHMS atau Clinic BIM untuk aset Anda?

Kami siapkan demonstrasi dengan data contoh dari jenis aset yang Anda kelola.

Atau tulis langsung ke contact@gfm-consult.com

Hubungi kami